Saya Amirul Mukminin berusia 25 tahun tinggal di desa Pengkol, Jepara. Saya pernah meraih Wisudawan Terbaik jurusan Desain Produk, UNISNU Jepara serta diliput koran Radar Kudus edisi 4 Mei 2017.
Amir adalah mahasiswa lulusan desain produk yang memilih mengajar daripada bekerja menjadi juru gambar di perusahaan mebel. Uniknya, ia tidak memiliki gelar sarjana pendidikan, ia hanya berbekal pengalaman mengajar bahasa Inggris dari satu tempat ke tempat lain. Berbekal pengalaman dan keinginannya itu, ia menjadi tutor bahasa Inggris, tutor komputer desain grafis, dan tutor komputer desain produk.
Awalnya ia bertemu dengan teman-teman sekelasnya dulu. Satu per satu orang di dalam ruangan menjelaskan kegiatan dan profesinya, kebanyakan mereka bekerja di perusahaan mebel namun tidak bagi Amir.
Ketika ditanya salah satu temannya, ‘Amir, kenapa kamu memilih mengajar yang honornya sedikit timbang menjadi juru gambar yang honornya jauh lebih banyak?’.
Amir menjawab, ‘meskipun honor sedikit tetapi saya dapat menerapkan dan berbagi ilmu, karena sebagai lulusan dari universitas harus memiliki jiwa mengabdi kepada masyarakat seperti yang terdapat pada Tri Darma Perguruan Tinggi, yaitu: mengajar, meneliti, dan pengabdian masyarakat’.
Setelah mendengar jawaban Amir secara tegas itu, lalu temannya terdiam dan malu di hadapan teman-teman sekelas.
Leave a comment